Selasa, 23 September 2014

Tips Memilih Pelembab yang Cocok untuk Kulit Berminyak

Pelembab yang cocok untuk Kulit Berminyak - Kulit berminyak lebih rentan bermasalah dibandingkan jenis kulit normal atau kering. Jika tidak dirawat secara benar, kompleksi wajah akan terlihat sangat berminyak, kusam dan menimbulkan jerawat serta komedo yang sudah saya sebutkan tadi. Apabila hal itu terjadi pada diri kita tentu akan menganggu pada aktifitas anda, selain menggaggu juga dapat menimbulkan penyakit. seperti: timbulnya jerawat dan komedo. Untuk merawat kulit berminyak, pilihlah produk yang sesuai jenis kulit. Pilih produk make-up dan perawatan wajah yang tidak hanya berlabel 'oil-free' tapi juga 'non-comedogenic'.

Kulit berminyak memiliki kelenjar sel lemak (kelenjar sebum) dan lapisan stratum kornium epidermis (sel tanduk) yang lebih banyak dibanding jenis kulit kering. Hal ini akan membuat lapisan teratas kulit berminyak lebih mudah terkelupas. Dengan demikian, jenis kulit berminyak akan tampak lebih lembab dan bertekstur lembut sehingga tak heran jika pemilik kulit berminyak akan terlihat lebih awet muda dari umur sebenarnya. Akan tetapi produksi minyak berlebihan pada kulit pun dapat mengganggu.



Salah satu persepsi yang sering timbul tentang kulit berminyak adalah anggapan bahwa kulit mereka sudah cukup lembab karena produksi minyak yang mampu memberikan hidrasi serta melindungi kulit dari berbagai masalah disebabkan oleh tampilan kulitnya yang lebih lembab dan lembut dibandingkan dengan jenis kulit kering. Padahal, pemilik jenis kulit berminyak juga memerlukan pelembab karena belum tentu kulit yang memproduksi minyak terus menerus terhidrasi dengan baik. Sebaliknya, kulit yang tidak terhidrasi dengan baik akan memicu kelenjar sebum untuk memproduksi minyak terus menerus sehingga wajah akan terasa lebih berminyak dari biasanya.

Oleh karena itu pemilik kulit berminyak tetap harus menggunakan pelembab untuk melembabkan sekaligus melembutkan kulit sebelum timbul masalah pada kulit. Supaya hasilnya maksimal, sebaiknya pelembab yang digunakan adalah yang sesuai dengan jenis kulit. Kesalahan dalam memilih pelembab pada kulit berminyak akan dapat menimbulkan masalah kulit seperti komedo dan jerawat.

Untuk menghindari masalah tersebut,  ini beberapa tips dalam memilih pelembab bagi pemilik kulit berminyak.

1. Pelembab Wajah yang Ringan
Pelembab wajah untuk kulit berminyak yang selanjutnya adalah pelembab yang ringan. Yang dimaksud dengan ringan ini bukan berat pelembabnya, namun partikelnya. Biasanya pelembab wajah yang ringan ini dikemas dalam bentuk gel. Pelembab berbentuk gel diyakini memiliki partikel yang ringan dan mudah diserap oleh kulit sehingga tidak berpotensi menimbulkan penuaan dini pada kulit. Selain itu, pelembab wajah yang berbentuk gel juga lebih efektif dalam menyerap kandungan minyak berlebih pada kulit tanpa membuat kulit Anda kering dan iritasi.

2. Pilih pelembab yang terbuat dari bahan dasar air  atau pelembab  water based yang bebas dari kandungan minyak.
Penggunaan pelembab  water based  berfungsi untuk memberi air pada kulit serta mencegah bertambahnya produksi minyak pada jenis kulit berminyak.

3. Pilih Pelembab Kulit  Non Comedogenic.
Kesalahan dalam memilih pelembab dapat memicu timbulnya masalah komedo atau jerawat pada kulit yang berminyak. Dianjurkan untuk memilih pelembab kulit  non comedogenic  bagi pemilik kulit berminyak untuk memperoleh hasil yang maksimal. Pelembab kulit  non comedogenic  berfungsi untuk menutupi pori-pori dan mencegah kulit dari serangan komedo dan jerawat.

4. Gunakan pelembab sesuai dengan langkah yang dianjurkan
Ternyata menggunakan pelembab ada langkahnya sendiri. Setelah membersihkan wajah secara sempurna gunakan toner terlebih dahulu untuk menutrisi dan menyegarkan bagian luar kulit. Biarkan mengering hingga pori-pori kulit terasa rileks. Setelah kering baru setelah itu oleskan pelembab secara merata ke seluruh wajah dan leher. Diamkan hingga kering dengan sendirinya sebelum kamu memulai menggunakan makeup. Pelembab juga mampu memproteksi wajah kamu terkena langsung dengan bahan bahan  makeup. Serta menghaluskan area kulit sehingga makeup terlihat lebih  flawless.

5. Pelembab Berbahan Asam Glikolat atau Asam Salisilat
Mungkin Anda merasa was-was saat mendengar namanya. Namun, jangan takut dulu asam glikolat atau asam salisilat aman kok untuk kulit wajah Anda. Asam glikolat atau biasa disebut senyawa AHA dalam kosmetik merupakan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan tebu atau jeruk yang bermanfaat bagi kulit. Asam glikolat mampu merawat kulit yang rusak karena paparan sinar matahari. Selain itu, asam glikolat juga mampu melembabkan kulit tanpa membuatnya iritasi. Sedangkan asam salisilat berfungsi ampuh untuk mencegah dan memerangi jerawat pada kulit berminyak. Namun karena ini adalah bahan kimia, sebaiknya Anda lebih memperhatikan dosis penggunaannya.

dari hal itu ternyata pelembab tetap penting kan untuk wanita berkulit berminyak. Untuk hasil makeup  maksimal gunakan  blotting paper  setelah pelembab kering untuk mengangkat pelembab berlebih   yang akan kamu gunakan menempel dengan baik.

sekian Tips Kesehatan Tubuh Alami Mengatasi Kulit Wajah Berminyak. Semoga Bermanfaat. Amien.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Memilih Pelembab yang Cocok untuk Kulit Berminyak